1.
Pengertian
Ideologi
Ideologi
adalah ide atau gagasan.Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Antoine
Destutt de Tracy pada akhir abad
ke-18 .Ideologi digerakkan oleh tekad
untuk mengubah keadaan yang tidak diinginkan, menuju ke arah keadaan yang
diinginkan. Sebagai cara memandang segala sesuatu secara umum (lihat Ideologi
dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi
politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada
seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama di balik ideologi adalah untuk
menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem
pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada
masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara
implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak
diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit
2.
Pengertian
Idea dan Logos
Istilah ideologi berasal dari bahasa Yunani,
terdiri dari dua kata, yaitu idea dan logi,
idea = memiliki cita cita / gagasan
sedangkan logi berasal dari kata logos yang
berarti ilmu. Jadi, ideologi dapat diartikan hasil penemuan dalam pikiran yang
berupa pengetahuan atau teori. Ideologi dapat juga diartikan suatu kumpulan
konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan arah
tujuan untuk kelangsungan hidup
3.
Macam
- Macam Ideologi
Liberalisme
Faham ini mengajarkan kebebasan mutlak pada setiap
individu.Kebebasan ini didasarkan keyakinan bahwa semua manusia pada dasarnya
adalah baik.
Konservatisme
Ideologi ini mengajarkan tentang manusia yang harus selalu
memelihara kondisi yang sudah ada serta menciptakan kestabilan. Hal ini
didasarkan pada pemikiran bahwa tidak selamanya sebuah perubahan akan membawa
kebaikan.
Komunisme
Ajaran ini dipelopori oleh negara Uni Soviet yang dikuasai
Partai Bolshevik.Partai ini didirikan oleh Lenin. Dimana dalam ideologi ini
semua manusia adalah sama serta tidak ada hak pribadi, mengingat semua faktor
ekonomi dan produksi dikuasai oleh negara.
Marxisme
Ajaran ini dikemukakan oleh Karl Marx (1818-1883) dan
Frederich Engel (1820-1895).Dalam ajarannya, mereka mengajarkan tentang
dasar-dasar komunisme yang dikenal pada saat ini.Dalam konsep ini, ajaran yang
mendominasi adalah pemikiran tentang konsep ekonomi dan materialisme.
Feminisme
Ideologi
ini bertujuan untuk menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita.Cara yang
ditempuh adalah dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap
gender.]
Sosialisme
Konsep sosialisme ini adalah menciptakan kebersamaan dan
adanya kesetaraan pada setiap orang.Dalam ideologi ini diajarkan bahwa semua
manusia harus saling membantu, karena manusia tidak bisa hidup sendiri.
Fasisme
Ajaran ini lahir di Italia dipelopori oleh Mousolinni.Dalam
ideologi ini dikenal sebuah semboyan yang dipegang teguh, yaitu Crediere,
Obediere, Combattere atau Yakinlah, Tunduklah, Berjuanglah.Dalam ideologi ini,
peran negara demikian mutlak karena negara diyakini sangat diperlukan dalam
upaya menciptakan tatanan kehidupan dalam masyarakat.
Demokrasi
Tujuan awal dari ideologi ini adalah untuk mengembalikan
kekuasaan kepada masyarakat, dimana dalam sistem ini, terjadi keseimbangan
peran negara hanya sebagai pelaksana administrasi pemerintahan.Sementara,
kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.
Neoliberalisme
Ideologi ini baru dikenal pada tahun 2000an. Inti dari
aliran ini adalah untuk menciptakan
kembali kebebasan individu yang dikaitkan dengan terjadinya pasar bebas di
dunia internasional.Didalam ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi yang menjadi
tolok ukur kekuatan politik.
Pancasila
Ideologi Pancasila merupakan tatanan nilai yang
digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia.Kelima
sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan
pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya.
Zionisme
Gerakan nasional orang Yahudi dan budaya Yahudi yang
mendukung terciptanya sebuah tanah
airYahudi di wilayah yang didefinisikan sebagai Tanah Israel.
Berbagai agamawan Zionisme mendukung orang-orang Yahudi menegakkan identitas
Yahudi mereka, menentang asimilasi Yahudi ke dalam masyarakat lain dan telah
menganjurkan Aliyah
orang Yahudi ke Israel sebagai sarana bagi orang Yahudi menjadi mayoritas di
negara mereka sendiri, dan harus dibebaskan dari diskriminasi antisemitisme,
pengucilan, dan penganiayaan yang secara historis terjadi dalam kondisi mereka
sebelumnya sebagai diaspora.
Hedonisme
adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang
akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat
mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan
ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup
dan tindakan manusia
Leninisme
Leninisme berasal dari
kata Lenin. Vladimir Ilyic Ulyanov atau yang lebih dikenal dengan
nama Lenin adalah murid Karl Marx. Ia adalah orang pertama yang menerapkan
ideologi Marx dalam kehidupan. Pada akhir abad ke-19, paham ini dibawa Lenin
dengan memainkan peran dan daya tarik pada kelompok kecil intelektual di
Rusia.Berkat usahanya, Lenin berhasil mendirikan Partai Buruh Sosialis Demokrat
Rusia pada tahun 1898 dalam kongres rahasia di Minsk.Pada kongres kedua (tahun
1903), partai pecah menjadi dua, yaitu Mensheviks (fraksi minoritas) dan
Bolsheviks (fraksi mayoritas).Mensheviks menginginkan perpanjangan masa
kehidupan kapitalisme di Rusia,
sebelum sosialisme masuk.Sebaliknya, Bolsheviks menginginkan Revolusi Sosialis
harus dipercepat dengan organisasi yang kuat, beranggotakan kaum revolusioner
profesional. Pada 7 Oktober 1917, Lenin langsung memimpin revolusi kaum
Bolsheviks dan berhasil meruntuhkan Tsar (pemimpin Rusia). Menurut Lenin,
Revolusi Oktober adalah bagian dari revolusi dunia. Sejak saat itu, Rusia
berubah menjadi Uni Soviet yang komunis, sekaligus pusat komunisme
internasional.
Gaullisme
Gaullisme adalah
ideology politik prancis yang didasari pada pemikiran dan tindakan Charles de gaulle.Tema
utama dari kebijakan luar negeri de gaulle adalah mengenai kemerdekaan nasional
dengan beberapa konsekuensi praktisnya yaitu dalam beberapa hal oposisi
terhadap organisasi internasional seperti NATO atau Komunitas Ekonomi Eropa
Luxemburgisme
Luxemburgisme (juga ditulis Luxembourgisme) adalah paham
teori Marxis dankomunisme secara spesifik revolusioner berdasarkan tulisan -tulisan
dari Rosa Luxemburg,Menurut MK Dziewanowski terjadi penyimpangan dari
tradisional Leninisme, keterpengaruhandari Trotskyisme Bolshevik yang kemudian
diadopsi oleh pengikutnya sendiri. Luxemburgismemerupakan upaya melakukan
tafsir atas ajaran Marxisme yang berpengaruh terhadap revolusiRusia, Rosa
Luxemburg temasuk pihak yang mengkritik ajaran politik dari Lenin dan
Trotsky,dengan konsep "sentralisme demokratis" sebagai demokrasi.
4.
Ciri – Ciri
Ideologi Terbuka dan Ideolgi Tertutup
Ideologi
Terbukaadalah
ideologi yang nilainya tidak dimutlakkan, pemikiran terbuka. Ciri-cirinya
sebagai berikut:
a. Merupakan kekayaan rohani, budaya
,masyarakat.
b. Tidak diciptakan oleh negara, tapi
digali dar i budaya masyarakat.
c. Isinya tidak instan atau operasional
sehingga tiap generasi boleh menafsirkannyasesuai zaman dan norma yang
berlaku.
d. Menginspirasi masyarakat untuk
bertanggung jawab.
e. Menghargai keanekaragaman atau
pluralitas sehingga dapat diterima oleh berbagai.
Ideologi
Tertutupadalah
ideologi yang nilainya bersifat mutlak, pemikiran tertutup. Ciri-cirinya
sebagai berikut:
a. Cita-cita sebuah kelompok bukan cita
– cita yang hidup di masyarakat.
b. Dipaksakan kepada masyarakat.
c. Bersifat totaliter menguasai semua
bidang kehidupan masyarakat.
d. Tidak ada keanekaragaman baik
pandangan maupaun budaya,
e. Rakyat dituntut memiliki kesetiaan
total pada idiologi tersebut.
f. Isi ideologi mutlak, kongkrit,
nyata, keras dan total.
5.
Lima Bukti Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila memenuhi syarat sebagai
ideologi terbuka, yaitu :
1. Pancasila adalah pandangan hidup
yang berakar pada kesadaran masyarakat Indonesia.Nilai Pancasila bukan diambil
dari bangsa di luar negeri, tapi dari kekayaan budayamasyarakat Indonesia.
2. Isi Pancasila tidak langsung
operasional, yaitu hanya berisi lima dasar yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan,
Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Karena hanya berisi nilai dasar makaperlu
penafsiran bukan pematokan nilai seperti yang terjadi dimasa orde baru
denganbutir-butir Pancasila atau P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan
Pancasila).
3. Pancasila menghargai kebebasan bukan
memperkosa kebebasan hal ini tercermin dalam makna sila kemanusiaan yang adil
dan beradab yang tidak saja mengakui kebebasan dankesederajatan manusia
Indonesia tetapi semua bangsa di dunia.
4. Pancasila bukan ideologi totaliter
yang mengurus semua kehidupan masyarakat,melainkan Pancasila adalah ideologi
politik, pedoman hidup masyarakat,bangsa dan Negara.
5. Pancasila menghargai pluralitas yang
tercermin salah satunya dalam perumusan Pancasilaitu sendiri khususnya pada
sila Ketuahan YME, sila ini mencerminkan semua agama yangada di Indonesia
6.
Sepuluh Fungsi Pancasila
Fungsi
Pancasila :
1. Pancasila
Sebagai Dasar Negara
Dasar
negara merupakan alas atau fundamen yang menjadi pijakan dan mampu memberikan
kekuatan kepada berdirinya sebuah negara.Negara Indonesia dibangun juga
berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan yaitu Pancasila.Pancasila, dalam
fungsinya sebagai dasar negara, merupakan sumber kaidah hukum yang mengatur
negara Republik Indonesia, termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni
pemerintah, wilayah dan rakyat.Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yang
merupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negara
Republik Indonesia.
2. Pancasila
sebagai Ideologi Bangsa Indonesia.
Ideoligi
berasal dari kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita –
cita dan logos yang berarti ilmu jadi Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu
pengeertian – pengertian dasar.Dengan demikian Pancasila sebagai Ideologi
Bangsa dimana pada hakekatnya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran
Bangsa Indonesia. Pancasila di angkat atau di ambil dari nilai-nilai
adat-istiadat yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia, dengan
kata lain pancasila merupakan bahan yang di angkat dari pandangan hidup
masyarakat Indonesia.
3. Pancasila
sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
yaitu
yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan
lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).
4. Pancasila
sebagai Jiwa Bangsa Indonesia.
Menurut
Von Savigny bahwa setiap bangsa punya jiwanya masing-masing yang disebut
Volkgeist, artinya Jiwa Rakyat atau Jiwa Bangsa.Pancasila sebagai jiwa Bangsa
lahir bersamaan dengan adanya Bangsa Indonesia yaitu pada jaman dahulu kala
pada masa kejayaan nasional. Hal ini sesuai dengan apa yang telah dikemukakan
oleh Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam tulisann beliau dalam Pancasila, yang
menyatakan bahwa Pancasila itu sendiri telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia.
5. Pancasila
sebagai kepribadian bangsa Indonesia
Pancasila
lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa
Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan
dengan bangsa lain.
6. Pancasila
sebagai Perjanjian Luhur
Pancasila
telah disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945
melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).
7. Pancasila
sebagai Sumber dari segala sumber tertib hokum
Bahwa
segala peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia harus
bersumberkan Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila.
8. Pancasila
sebagai Cita-cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia
Masyarakat
adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.
9. Pancasila
sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia.
Pancasila
merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Karena
Pancasila adalah palsafah hidup dan kepribadian Bangsa Indonesia yang
mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini
paling benar, adil, bijaksana dan tepat bagi Bangsa Indonesia untuk mempersatukan
Rakyat Indonesia.
10. Pancasila
Sebagai Pandangan Hidup
Setiap
manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup.Pandangan hidup adalah suatu
wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian
nilai-nilai luhur.Pandangan hidup berfungsi sebagai pedoman untuk mengatur
hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan mengatur hubungan manusia dengan
Tuhannya.
7.
Jelaskan Pancasila Krama
a.
Tidak boleh mencuri
b.
Tidak boleh melakukan kekerasan
c.
Tidak boleh berjiwa dengki
d.
Tidak boleh berbohong
e.
Tidak boleh mabuk minuman keras
8.
Sejarah Singkat Perumusan Pancasila
i.
Awal Sejarah
Pada saat akhir perang dunia ke -2, Negara Jepang mengalami
kekalahan dari Sekutu dan sudah tidak bisa lagi menahan atau melawan serangan
dari Sekutu, oleh karena itu, Negara Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk
Negara Indonesia, namun harus bersedia membantu Negara Jepang dalam melawan
Sekutu.
ii.
Pembentukan BPUPKI
Tanggal 1 Maret 1945, ‘Kumakici
Harada’ mengumumkan dibentuknya BPUPKI (DOKURITSU ZYUNBI TYOSHAKAI).Pada
tanggal 29 April 1945 anggota BPUPKI dipilih.Anggota BPUPKI beranggotakan 63
orang, dengan ketua Dr. Rajiman Wedyiningrat dan wakil ketua Icibangase dari
Negara Jepang dan sekretarisnya, R.P. Soeroso.Anggota BPUPKI setelah itu
ditambahkan 7 orang. Anggota BPUPKI resmi diumukan pada tanggal 28 Mei 1945 dan
upacaranya dilaksanakan di Gedung Cuo Sangi In di Pejambon Jakarta.
a. Sidang pertama BPUPKI:
Sidang pertama Badan Penyelidik
Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dimulai pada tanggal 29
Mei 1945 sampai 1 Juni 1945.Dalam persidangan BPUPKI mereka membahas tentang
dasar-dasar Negara agar bangsa Indonesia merdeka, berbagai pendapat telah
dikemukakan, salah satunya yang menyampaikan pendapat itu adalah Mr. Mohammad
Yamin, Mr. Supomo dan Ir. Soekarno.
b. Pendapat-pendapat yang disampaikan:
·
Prof. Moh. Yamin SH. (29 Mei 1945), secara lisan:
1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat
Secara
tulisan:
1.
Ketuhanan Yang Maha Esa
2.
Kebangsaan Persatuan Indonesia
3.
Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
4.
Kerayatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusayawaratan/Perwakilan
5.
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
·
Prof. Mr. Dr. Supomo SH. (31 Mei 1945)
1. Paham Negara Kesatuan
2. Perhubungan Negara Dengan Agama
3. Sistem Badan Permusyawaratan
4. Sosialisasi Negara
5. Hubungan Antarbangsa
·
Ir. Sukarno ( 1 Juni 1945 )
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
3. Mufakat atau Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial
5. Keutuhan yang Berkebudayaan
Kelima pendapat ini diberinya nama
‘Pancasila’, maka tanggal 1 Juni 1945 ini diperingati sebagai hari lahirnya
pancasila.
c. Akhir Sidang Pertama
Setelah berakhirnya sidang pertama BPUPKI, mereka belum juga
menetapkan dasar Negara Indonesia merdeka, maka BPUPKI membentuk suatu panitia
yang disebut sebagai Panitia Sembilan yang beranggotakan 9 orang yaitu; Ir.
Sukarno (ketua), Abdulkahar Muzakir, Drs. Moh. Hatta, K.H. Abdul Wachid Hasyim,
Mr. Moh. Yamin, H. Agus Salim, Ahmad Subarjo, Abikusno Cokrosuryo, dan A. A.
Maramis. Pada akhirnya, panitia sembilan berhasil merumuskan pancasila pada
tanggal 22 Juni 1945 dan diberi nama Jakarta Charter atau Piagam Jakarta oleh
Prof. Moh. Yamin SH.
d. Sidang Kedua BPUPKI
Pada tanggal 10-17 Juli 1945, BPUPKI melakukan sidang
keduanya untuk membahas rancangan UUD, maka dibentuklah panitia perancang UUD
yang diketuai oleh Ir. Sukarno. Setelah hasilnya sudah disempurnakan, Ir.
Sukarno menyampaikan hasil rancangan UUD nya di sidang BPUPKI pada tanggal 14
Juli 1945 yang berisikan 3 hal pokok yaitu, pernyataan Indonesia merdeka,
pembukaan undang-undang dasar, dan undang-undang dasar (batang tubuh). Pada
tanggal 15-16 Juli 1945 diadakan kembali sidang untuk menyusun undang-undang
dasar, kemudian pada tanggal 17 Juli 1945 dilaporkanlah hasil kerja penyusunan
undang- undang dasar dan akhirnya laporan tersebut diterima sidang pleno
BPUPKI.
iii.
Pembentukan PPKI
Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan oleh Jepang.Kemudian
Jepang membentuk PPKI (DOKURITSU ZYUNBI IINKAI) oleh Jendral Terauchi untuk
melanjutkan hasil kerja BPUPKI.PPKI dibentuk dengan beranggotakan 21 orang yang
setelah itu ditambahkan 6 orang anggota lagi dan diketuai oleh Ir.
Sukarno.Tugas PPKI pada awalnya adalah untuk mempersiapkan kemerdekaan yang
telah dijanjikan Jepang pada tanggal 24 Agustus 1945.
a. Sidang Pertama PPKI
Agar tidak terkesan bahwa PPKI adakah bentukan Jepang, maka
Ir. Soekarno menambahkan 6 anggota baru yang membuat PPKI beranggotakan 27
orang. Sidang PPKI yang pertama diadakan pada tanggal 18 Agustus 1945 yang
membahas tentang penetapan konstitusi Negara, yaitu presiden, wakil presiden
dan lembaga-lembaga yang akan membantu presiden. Namun, sebelum sidang dimulai,
Bung Hatta dan beberapa tokoh Islam mengadakan pembahasan untuk mencari
penyelesaian masalah kalimat ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat
Islam bagi pemeluk- pemeluknya” yang terdapat dalam Jakarta Charter. Hal ini
dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Hasil Sidang
Pertama PPKI:
1. Menetapkan dan mengesahkan pembukaan
UUD 1945
2. Memilih presiden dan wakil presiden
(Sukarno dan Moh. Hatta)
3. Membentuk Komite Nasional Indonesia
sebagai badan musyawarah darurat.
b. Sistematika UUD 1945
1. Pembukaan UUD 1945 terdiri atas 4
alinea. Pada Alenia ke-4 UUD 1945 tercantum Pancasila sebagai dasar negara yang
berbunyi sebagai berikut: Pancasila • Ketuhanan Yang Maha Esa. • Kemanusiaan
yang adil dan beradab. • Persatuan Indonesia. • Kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. • Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia.
2. Batang tubuh UUD 1945 terdiri atas
16 bab, 37 pasal, 4 pasal aturan peralihan, dan 2 ayat aturan tambahan 3.
Penjelasan UUD 1945 terdiri atas penjelasan umum dan penjelasan pasal demi
pasal.

0 komentar:
Posting Komentar